Jumat, 29 Oktober 2021

Wanita

   


Wanita....

Ketika kita dengar kata itu, apa yang tersirat dalam benak dan otak kita? Kalo saya, yang sering saya dengar yaitu "wanita adalah makhluk yang lemah". Meski pada kenyataannya pernyataan itu sangat berbanding terbalik. Selanjutnya surga ada di telapak kaki ibu yaitu seorang "wanita". 

   Kembali lagi pada statement yang sering kita dengar bahwa wanita adalah makhluk yang lemah. Namun aktualisasinya hampir semua yang menjadi pekerjaan laki-laki pernah dilakukan oleh seorang wanita, meski tidak semua wanita, termasuk saya bukan termasuk didalamnya. Karena sampai dengan usia di atas angka 3, saya belum pernah angkat galon dan pasang gas. Mungkin bukan tidak bisa, namun saya tidak mau mencoba. Karena jika saya bisa melakukan semuanya, saya takut kalau sampai berpikir bisa meskipun hidup sendiri hehehe.....

Tukang bangunan, gojek, kenek, petinju, atlit angkat besi dan sebagainya pernah dilakoni oleh seorang wanita. Lantas bagaimana dengan seorang pria? Apa mereka juga benar mampu melakukan semua pekerjaan wanita? Penata rias, salon rambut, dokter kandungan, cheff, semua itu mungkin dulu lebih banyak ditekuni wanita tapi kini sepertinya lebih banyak ditekuni oleh seorang pria. Tapi ada satu hal yang pria tidak bisa melakukannya dan hanya bisa dilakukan oleh wanita. 

   Apakah itu? Yups benar.... Melahirkan..... Adakah seorang pria yang melahirkan?? 

   Jadi makhluk lemah itu sejatinya ada tapi tidak terpaku pada seorang wanita. Makhluk lemah itu bisa jadi seorang wanita dan bisa juga seorang pria. Makhluk lemah yaitu mereka yang tidak mempunyai semangat hidup dan hanya mengandalkan orang lain untuk melakukan sesuatu hal, apapun itu. 

   Banyak wanita juga bisa berperan ganda, yakni sebagai tulang rusuk dan tulang punggung yang seharusnya tanggung jawab seorang pria. 

    Ada beberapa sifat yang menjadi ciri umum sebagian besar kaum wanita, yakni cerewet dan sekali marah akan diam seribu bahasa. Sifat kebanyakan wanita, tapi tidak semua. Bagaimana dengan Anda?

Minggu, 24 Oktober 2021

Pelupa


Setiap orang pasti pernah lupa, sifat lupa pasti pernah terjadi. Tapi jika hal itu sering terjadi, apakah merupakan sesuatu yang wajar ataukah merupakan suatu penyakit atau gejala terkena penyakit tertentu?

Sifat pelupa tidak hanya dialami oleh lansia, tapi terkadang juga dialami oleh anak muda. Contohnya saya, hehehe......
Disaat muda dulu dan masih berlanjut sampai sekarang, sifat lupa sering saya alamai. Bahkan kacamata yang saya pakaipun tidak luput dari pencarian saya. Saya pikir ini merupakan sifat turunan, karena ibu saya juga seorang pelupa yang super duper parah. Entah berapa banyak panci gosong yang sudah menjadi korban. Entah berapa banyak helm yang hilang karena ditinggalkna begitu saja ketika dilepas. Bahkan tidak jarang juga ibu saya meninggalkan sepeda motor beserta kuncinya begitu saja di pinggir jalan dan pulang jalan kaki. Untungnya hal itu terjadi sering terjadi di satu desa saya saja, ketika habis berkunjung kerumah sanak saudara saja. Karena gak lucu juga kalo tujuannya jauuh dan pulangnya jalan kaki. Dan baru menyadarinya kalau sepedanya tertinggal setelah beberapa jam dan diinfokan sama orang yang bersangkutan yang habis dikunjungi. 

Apakah hal yang seperti itu merupakan suatu penyakit? Bisa juga karena faktor usia. Bukankah lansia lama-kelamaan bisa menjadi pikun. Namun untuk mereka yang belum terlalu tua dan sering lupa menurut saya dikarenakan oleh terlalu banyaknya beban pikiran ataupun beban tanggung jawab dalam hidupnya sehingga menyebabkan stress. Rata-rata itulah yang menjadi pemicu awal. Namun ketika disertai dengan gejala-gejala yang lain, kemungkinan bisa menjadi pertanda adanya penyakit yang lain. Yang mempunyai gejala lupa yaitu penyakit alzheimer.

Ada juga yang mengatakan bahwa sifat pelupa bisa dihindari dengan banyak belajar berhitung, sedang saya sudah bekerja selama 7 tahun yang berkecimpung dengan hitung-berhitung. Ternyata hasil akhirnya sama. Jika penyakit lupa menyerang orang-orang yang sedang sakit hati mungkin hal itu sangat menguntungkan za biar tidak ada rasa sedih xixxiixi......

Jika sifat pelupa ini sudah sangat mengganggu, maka segera konsultasikan saja dengan dokter.

Sabtu, 23 Oktober 2021

Pikiran adalah sumber rasa takut dan jijik


Takut yaitu tidak berani. Pasti setiap orang pernah mengalami ketakutan. Tidak jarang setiap kali ada anak kecil menangis selalu ditakuti dengan hal-hal yang menyeramkan agar tangisnya bisa reda. Ketakutan sendiri ada yang sewajarnya, ada pula yang berlebihan yang biasa disebut fobia. Fobia adalah ketakutan berlebihan yang muncul dalam pikiran meskipun apa yang ditakutkannya sebenarnya tidak ada di depannya. Rasa takut bisa dihilangkan perlahan-lahan, tetapi fobia bisa terjadi selama bertahun-tahun. Biasanya ketakutan terjadi hanya terhadap objek atau situasi tertentu.Contohnya fobia akan ketinggian, kucing, anjing atau bahkan fobia pada benda tak hidup sekalipun. Takut dan fobia itu berbeda. Jika takut semua orang pasti pernah merasakannya, tetapi fobia tidak semua mengalaminya.
Bagaimana cara mengatasinya? Kendalikan pikiran anda, yakini bahwa rasa takut itu hanya ada dalam pikiran dan coba hadapi rasa takut itu, tenangkan diri, berpikir positif dan cobalah untuk bertukar pikiran dengan orang terdekat anda. 

Rasa takut yang berlebihan bisa menimbulkan pusing dan depresi. Untuk fobia sendiri bisa menyebabkan gejala-gejala yang lebih bervariasi, diantaranya jantung berdebar, sesak nafas, mual, sakit perut, tekanan darah tinggi, gemetar, nyeri di dada, berkeringat dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sedang jijik merupakan respon negatif terhadap sesuatu yang anda tidak suka. Pernahkah anda melihat konten youtube yang berisi prank sebuah kotoran manusia yang di tempelkan pada bagian tubuh seseorang yang selesai pub dan minta diambilkan tisu. Lalu mengambil selai coklat yang dia bikin menyerupai kotoran. Pada dasarnya itu hanya coklat namun karena otak anda berpikir bahwa itu adalah kotoran maka rasa jijik itu muncul. Secara spontan dia muntah, padahal yang ada di tangannya hanya coklat. Jadi otak sangatlah berperan penuh dalam mengontrol emosi kita. Meskipun sesungguhnya apa yang ada di tangan kita adalah benar-benar kotoran, jika kita dapat mengendalikan pikiran kita dan menganggapnya itu adalah sesuatu yang biasa-biasa saja, maka rasa mual bisa saja hilang. 

So..... Kontrol pikiranmu, selalu berpikir positif untuk mendapatkan hasil yang maksimal😉



Jumat, 22 Oktober 2021

Remeh

Remeh yaitu sikap menyakiti dan merendahkan orang lain. Sikap yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. 

Pernahkah kalian mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan saudara, keluarga ataupun seorang temanmu. Begitu dekatnya hingga masalah pribadimu juga kamu curahkan padanya karena kamu menganggapnya seorang teman terbaikmu. Walaupun seharusnya tidak semua masalah keluarga boleh diceritakan pada orang lain.

Namun tiba-tiba saja dalam sebuah peristiwa dia meremehkanmu, merendahkanmu melalui kata-kata yang sangat menyakitkan tanpa rasa bersalah ataupun penyesalan. 
Sesuatu yang tidak pernah kalian bayangkan. Dengan semua wejangan dan nasehat yang selama ini mereka berikan telah membuatmu merasa dia adalah orang yang bijaksana sehingga kamu sudah terlampau nyaman dengannya. Dan hanya butuh satu kejadian membuatmu seakan tak mengenalnya dan menjadikannya orang lain. Karena sikap meremehkannya yang membuatmu sakit hati. 

Sebanyak apapun kebaikanmu, memang yang terlihat menohok  adalah kesalahan seseorang. Karena mungkin rasa sakit hati itu begitu berkesan sehingga begitu membekas. Tak ubahnya seperti seorang guru yang menuliskan banyak pertanyaan beserta jawabannya di papan tulis, sebanyak apapun tulisan itu namun ketika ada satu jawaban yang keliru maka akan ada banyak mata dengan tegasnya mengingatkan bahwa jawabannya keliru. Begitu banyak jawaban yang benar tak terlihat, namun satu kesalahan terlihat jelas di mata seseorang. Seperti itulah kenyataan di kehidupan kita. 

Namun semua dapat diselesaikan dengan kata "maaf". Hal yang lumrah jika sesorang melakukan kesalahan. Tapi banyak orang yang gengsi ketika mengucapkan kata itu. Sedang orang yang tersakiti memendam kekecewaan dan berharap mendengar kata 'maaf" dari orang yang menyakitinya. Karena gengsi itulah maka hubungan sesama manusia yang tadinya harmonis bisa berubah menjadi musuh karena rasa sakit yang terpendam lama.

Mari biasakan untuk saling menghormati dan menghargai pada sesama. Bukan meremehkan, dan budayakan berkata "Maaf" atas kesalahan yang kita buat. 

Kamis, 21 Oktober 2021

VIRAL



Viral adalah singkatan dari virus virtual, yang mempunyai definisi penyebaran informasi atau komunikasi melalui dunia maya (media sosial). Kata-kata "viral" ini pastinya sering kita dengar saat ini. Seperti halnya kata prank, tik tok, netizen dan sebagainya. Mungkin karena lamanya masyarakat beraktivitas dirumah membuat aplikasi tiktok menjadi begitu viral, dikarenakan aplikasinya menyuguhkan banyak fitur yang lucu dan bagus. Lewat media sosial seperti tik tok, facebook, instagram, youtybe lah hal-hal kecil atau kejadian-kejadian kecil ataupun besar bisa viral. Karena video ataupun berita-berita dapat dengan mudah dibagikan ataupun diunduh. Topik viral ini sendiri bisa beraneka ragam, bisa bertemakan hewan, balita, orang tua atau bahkan sebuah skandal. Bisa bertemakan apapun yang mengandunf unsur lucu, nyeleneh, plagiat atau skandal yang bisa dijadikan headline sebuah berita. 

Terkadang hal-hal yang memalukanpun tak segan-segan untuk diunggah di medsos karena berharap bisa viral. Karena di negara kita, dengan viral bisa sangat menguntungkan. Tidak peduli entah itu viral dengan sisi positif atau negatif, dapat mendatangkan pundi-pundi uang. Karena sekali viral saja banyak dari mereka yang langsung diundang di stasiun-stasiun tv. Begitu masuk tv, banyak netizen yang kepo dan langsung follow akunnya. Yang nantinya dengan banyak followers akan bisa mendapatkan endorse dari banyak produk. Tidak sedikit yang demi bisa "viral" banyak yang melakukan hal-hal yang diluar akal dan pikiran. Bahkan tidak sedikit berita yang mengabarkan bahwa ada youtuber yang meninggal ketika membuat konten. Untuk di negara lain misal Korea, untuk mereka-mereka atau artis yang viral karena hal-hal tidak baik biasanya justru mereka frustasi dan berujung bunuh diri karena tidak tahan hujatan netizen. Dan banyak dari mereka yang terkena skandal tidak akan dilirik di dunia hiburan. 

Namun di negara kita justru sebaliknya, Apapun bisa dilakukan agar viral dan tetap up to date. Melakukan settingan dan semacamnya agar tetap bisa exist di dunia hiburan.

Apapun itu, baiknya dari kita sendiri apabila memang ingin viral semoga menjadi keviralan yang memberikan pengaruh positif terhadap sesama, bukam sebaliknya. Amiin.....

Rabu, 20 Oktober 2021

Beban dan target


Apakah Beban itu? Beban dikategorikan dalam dua bidang, yaitu beban operasional yang berkaitan dengan laporan laba rugi dalam sebuah usaha dan juga beban nonoperasional dalam artian beban dalam hidup. Namun dalam kamus sendiri, beban mempunyai beberapa arti. Satu diantaranya selain yang disebutkan diatas yaitu beban dalam artian berat muatan suatu benda. Intinya beban adalah sesuatu yang harus kita keluarkan, atau pengeluaran wajib atau sesuatu hal yang menjadikan pemikiran kita. Untuk meminimalisir beban sering saya dengar dengan cara dilakukan pembukuan. Atau agar beban tidak melonjak dibuat sebuah target. Target maksimal pengeluaran atau target maksimal pemakaian dan sebagainya. Target yaitu tujuan atau sasaran. Target sendiri ada banyak jenisnya. Dan apakah semua lini kehidupan harus kita targetkan? 

Tentu saja setiap orang punya pemikirannya sendiri. Dalam bidang perkantoran memang antara beban dan target tidak bisa dipisahkan dan sering kita dengar. Namun dalam kehidupan pribadi apakah target itu perlu?

Kalau menurut saya beban itu pasti tidak asing di telinga kita. Dan seakan menjadi momok negatif ketika didengar. Beban hidup, beban keluarga. Setiap orang ketika kecil pasti menjadi beban orang tua, tapi jangan sampai ketika dewasa kita tetap menjadi beban keluarga dalam artian tetap bergantung pada keluarga. Kalo bisa jadilah penanggung beban keluarga, agar lebih bermanfaat untuk sekitar heheh.....

Tapi siapa sih yang gak mau kayak gitu. pasti semua orang juga menginginkan hal seperti itu, mandiri dan berguna bagi keluarga dan sekitar. Untuk itu peran target, yang bisa memotivasi hidup kita agar lebih tertata. Tapi kembali lagi, buatlah sebuah target menjadi sebuah motivasi. Jangan buat target menjadi beban didalam sebuah beban, karena dalam hidup kita sendiri sudah ada beban

Dalam beban hidup jika kita buat sebuah target dalam hal pribadi semisal target menikah, target mempunyai mobil dan rumah jangan pernah jadikan target menjadi sebuah keharusan yang harus tercapai. Namun tetapkan target sebatas motivasi agar bisa bertindak maksimal. Selebihnya jika tidak tercapai maka kemungkinan takdir belum berpihak bagi kita. Karena jodoh, mati dan rejeki hanya Allah yang menentukan. Jangan pernah memaksakan apa yang harus kita jalani sesuai dengan target sehingga memaksakan apa yang tertulis di target dan mengesampingkan banyak hal. Jika itu terjadi bisa-bisa akan menimbulkan banyak masalah dalam kehidupan kalian semua. Semisal target menikah sudah ada namun belum juga mempunyai orang terdekat, jangan sampai memaksakannya dengan meminang siapapun yang ada dekat kita. Karena menurut petuah dalam memilah-milah pasangan kita harus melihat bibit, bebet dan bobotnya. Ada yang sependapat?😁

Saya sering mendengar hal itu, bibit, bebet dan bobot. Mungkin hal itu perlu karena jangan sampai kita tidak mengetahui cerita, latar belakang ataupun keluarga yang menjadi calon pasangan kita. Tapi jangan jadikan pedoman itu menjadi syarat wajib mencari ketiga hal itu dalam porsi 100% bagus. Karena tidak ada manusia yang sempurna. Dan berkaca pada diri kita sendiri, coba tanyakan pada diri kita sendiri. Apa kita sudah sempurna sehingga mencari orang yang sempurna. Kita tidak akan menemukannya. 

Jadi kembalilah lagi pada hati kita, yang terpenting adalah pribadi calon kita. Jika ada anak narapidana tapi akhlaknya bagus. Apakah dia tidak berhak untuk dipilih karena bibit dari keluarga yang jahat? Jika bibit bebet dan bobot selalu dipermasalahkan padahal manusia sudah dipastikan bukan makhluk yang sempurna, lantas apa mereka tidak pantas untuk dijadikan sebagai kategori calon pasangan pilihan?

Jalanilah kehidupan bersama seseorang yang menurutmu baik, memberimu kenyamanan dan memberikan manfaat bagi sekitar bukan justru pembuat masalah. 

Semangat taklukkan beban, capai target dan pahami bibit bebet dan bobot.

Selasa, 19 Oktober 2021

Tidak bekerja itu sangatlah capek

Benarkah Kerja itu Capek?
Apa itu kerja?
Arti kerja dalam kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI), kerja adalah kegiatan melakukan sesuatu. Kerja adalah sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah, mata pencaharian.

Jika ada yang bilang bahwa pekerjaan yang menumpuk sangatlah melelahkan, kemungkinan hal itu benar. Kelanjutan dari kata lelah biasanya yaitu mulai mengeluh. Bolehkah kita mengeluh? Sebelum menjawabnya cobalah cari tau keuntungan dan kerugian ketika kamu melakukannya. Tentunya mengeluh tidak menunjukkan keuntungan apapun, sebaliknya justru memunculkan banyak kerugian. Dengan mengeluh pekerjaan akan terasa semakin berat, yang menimbulkan rasa bosan dan malas. Jika itu terjadi apakah pekerjaan yang menumpuk bisa segera terselesaikan? Tentu saja tidak.

Jika rasa lelah itu muncul sebaiknya mulailah semangati diri sendiri dengan hal-hal yang positif. Bahwa setiap pekerjaan pasti ada suka dan dukanya. Dan seberat apapun pekerjaannya akan terasa ringan jika dikerjakan dengan ikhlas karena dengan ikhlas ada kebahagiaan yang terasa dalam diri kita. 

Jika rasa lelah itu muncul, ingatlah akan tujuan-tujuan kamu di masa depan yang belum terwujud. Jika rasa lelah itu muncul, lihatlah sekitar kamu. Ada begitu banyak pekerjaan yang lebih berat dibandingkan pekerjaanmu, namun mereka bisa bersyukur. Kenapa kamu tidak?

Bagaimanapun melelahkannya pekerjaanmu, sadarlah bahwa banyak pengangguran diluar sana yang dengan senang hati bersedia menggantikan posisimu. Bagaimanapun melelahkannya pekerjaanmu, kamu tetap digaji. Bayangkan seorang ibu rumah tangga yang tidak digaji bekerja setiap hari dari pagi hingga malam namun tidak dianggap bekerja alias pengangguran. Karena bagaimanapun melelahkannya pekerjaanmu, kamu belum pernah merasakan lelahnya tidak punya uang sedangkan kebutuhanmu semakin meningkat. Bagaimana lelahnya ketika tabunganmu sudah habis. Bagaimana lelahnya hidup dengan berbagai tekanan dan tuntutan. 

Tanamkan pada diri kamu bahwa bekerja adalah sebuah ibadah. Sehingga ketika melakukannya akan selalu dijalani dengan ikhlas, karena selelah apapun pekerjaanmu kamu tidak tahu betapa beratnya hidup seorang pengangguran. Hargai semua yang kamu miliki sebelum kamu kehilangannya.

Tetap Semangat, Pantang Menyerah.....!!!!!

Senin, 18 Oktober 2021

Kenapa Susah Berhenti Merokok


Apakah rokok itu? Menurut wikipedia rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun tembakau kering yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung yang lainnya. 

Lalu mengapa orang merasa sulit ketika mau berhenti merokok. Padahal dalam kemasannya sendiri sudah tertulis akan bahaya rokok. Tapi seakan tidak ada yang menghiraukan. Meskipun harganya yang dari hari ke hari semakin melonjak, mereka seakan tidak peduli. Dan seakan menjadi sebuah kebutuhan pokok. Semua itu karena pada dasarnya rokok atau tembakau itu berisi zat aditif. Apakah zat aditif itu? Zat aditif adalah zat yang apabila dikonsumsi dapat menyebabkan ketergantungan (adiksi) atau ingin menggunakannya secara terus-menerus (ketergantungn). 

Meskipun merokok merupakan aktivitas yang merugikan baik bagi diri sendiri ataupun sekitarnya tapi mengapa masih banyak yang melakukannya?

Sebagian remaja mungkin menganggap merokok merupakan hal yang trendi, sehingga ketika melakukannya mereka merasa wow, merasa paling keren. Sedang untuk mereka yang sudah dewasa, karena merokok sudah menjadi kebiasaan sejak remaja maka rasa ketergantungan itu ada ketika mencoba berhenti. Mereka akan merasa tidak nyaman pada area mulut, tidak semangat dalam beraktivitas ketika berhenti.

Tetapi apapun atau bagaimanapun sulitnya usahanya bukan berarti berhenti merokok itu mustahil. Seseorang yang ingin berhenti biasanya memulai tahap awal dengan mengkonsumsi permen sebagai pengganti rokok. Sesulit apapun itu kembali lagi pada pribadi masing-masing. Ketika ada usaha dan niatan yang kuat, maka sesulit apapun itu pasti dapat dilakukan. Karena tidak sedikit orang disekitar saya yang sudah menjadi perokok aktif sejak remaja bisa berhenti total ketika mereka ada niat. Menurut survey dari beberapa orang, kebanyakan alasan mereka memutuskan berhenti merokok yaitu setelah mereka sakit dan dianjurkan berhenti merokok oleh dokter. Bagi kaum perokok hawa, alasan kuat yang membuat mereka berhenti adalah karena hamil. Ayo guys..... ada banyak orang yang sudah berhasil melaluinya meskipun kalian bilang susah dan gak bisa. Mulailah hidup sehat dan mulai dengan STOP rokok. Dengan berhenti merokok anda juga dapat berhemat looo😁, alokasi uang rokok bisa ditabung kaan.

Minggu, 17 Oktober 2021

Pengemis


Pengemis

Pengemis adalah orang-orang yang meminya-minta. Dulu mereka banyak kita jumpai di kota-kota besar, namun sekarang mereka hampir kita jumpai disetiap lampu merah walau di kota kecil. Kenapa jumlah mereka semakin banyak? Jawabannya karena mereka menjadikannya sebagai mata pencaharian. Mereka merasa bahwa mengemis merupakan lahan bisnis yang menjanjikan. Tanpa modal dan hanya berbekal rasa iba seseorang. Tidak butuh ijazah sekolah, tidak perlu bimbingan khusus dan bisa dilakukan oleh siapapun. Mungkin sebagian dari mereka butuh ketrampilan berakting. Tak jarang dari mereka yang dengan sengaja membuat dirinya terlihat memprihatinkan dengan berpura-pura cacat hanya untuk mencari simpati warga. Sehingga semakin banyak mendapatkan pundi-pundi uang. Ada juga yang dalam kegiatannya sengaja mengajak anak kecil yang masih balita, entah itu anaknya sendiri atau anak sewa seperti yang sering diberitakan di tv. Semuanya dengan tujuan mendapatkan uang yang lebih banyak. Anak-anak kecil juga mulai bertebaran disetiap lampu merah ataupun tempat-tempat umum yang terlihat ramai. Ada yang mengamen, ada juga yang meminta-minta.

Apakah keberadaan mereka mengganggu? Tentu saja hal itu sangat mengganggu. Terkadang hanya dengan menghabiskan waktu 30 menit disebuah warung makan atau mungkin pasar bisa sampai 5 pengemis atau pengamen yang menghampiri. Itu untuk di kotaku. Apalagi ketika di bulan Ramadhan, tidak perlu ditempat umum. Ketika kita berada dirumahpun hampir setiap hari datang lebih dari 5 orang pengemis. Mereka berasumsi karena Ramadhan adalah bulan penuh berkah, maka orang-orang akan berlomba-lomba beramal. Bahkan di hari Raya sendiri mereka masih door to door melaksanakan aksinya. Sungguh miris, karena hari suci yang dirayakan setahun sekali dimana orang-orang ingin berkumpul bersama keluarga. Mereka justru meminta-minta tentu saja asumsi mereka dengan datang di hari Raya maka pundi rupiah mereka akan sangat banyak. Disini ulasan saya tidak berlaku bagi pengemis yang memang pada dasarnya sudah sepuh (tua) yang memang ketika meminta adalah hal yang wajar bagi mereka. 

Untuk pengamen sendiri biasanya mereka hanya membunyikan tutup botol dan bernyanyi dengan suara yang tidak jelas. Kebanyakan yang saya temui seperti itu. Tidak masalah ketika kita membagikan sedikit rejeki atau banyak pada mereka yang memang pantas. Ada beberapa pengamen yang memang mempunyai kemampuan seni, suaranya enak didengar, membawa alat musik yang menambah nilai plus ketika dimainkan. Orang-orang seperti ini biasanya jalan tak sendiri. Terkadang berdua, bertiga ataupun kelompok yang biasa masuk di bus-bus umum. Tetapi tetap ada juga yang sendiri yang suaranya juga enak. Untuk mereka-mereka yang berkesenian, keberadaannya tentunya tidak mengganggu tapi justru menghibur. Tapi mereka yang mengganggu adalah orang-orang yang masih muda tapi selalu menengadahkan tangan di bawah dan menjadikan meminta sebagai mata pencahariannya. Kata yang cocok bagi mereka yaitu PEMALAS.

Ada lagi yang lebih parah yaitu mereka yang berpura-pura meminta sumbangan atas nama sebuah yayasan ataupun masjid demi mendapatkan uang. Hanya bermodal kertas, kotak sumbangan dan pakaian gamis mereka akan melaksanakan aksinya. Mungkin rupiah yang didapatkan juga lebih besar. Jika meminta atau mengamen mungkin ada nominal terkecil 500; yang mereka dapatkan, namun ketika berkedok sumbangan tentunya nominal 500; pastilah tidak ada. Untuk mengerjai mereka sekali-kali cobalah menanyai alamat lengkap dari yayasan ataupun masjid yang dia mintakan sumbangan. Berpura-puralah anda juga berasal dari daerah yang sama, jika mukanya pucat dan bingung maka bisa dipastikan kalau orang tersebut penipu. 

Para pengemis kini justru semakin menjadi-jadi. Badan tinggi, besar, muda, gemuk, berpakaian bagus, berdandan cantik, membawa tas bagus tanpa rasa malu sudah berani memulai pekerjaannya. Trik baru dari mereka sekarang, setiap datang kerumah orang dia akan memberikan salam "Assalamualaikum". Ternyata hal itu bukan tanpa sebab. Didaerah perkotaan kebanyakan rumah berpagar dan ketika pengemis datang kebanyakan dari mereka tidak peduli dan berpura-pura tidak ada orang dirumah. Tapi ketika mereka mengucap salam, otomatis jika ada penghuni dirumah, reflek mereka akan membalas salam mereka dan bergegas keluar. Kalau sudah ada suara atau sudah keluar masak sih gak mau kasih cuan, hehehe.......

Pernah lihat berita-berita di tv yang pernah memberitakan penghasilan para pengemis dan pengamen per harinya gak. Perolehan mereka bisa melebihi gaji PNS ataupun karyawan swasta. Tidak jarang dari mereka bahkan berangkat mengemis dengan diantar mobil. Astaghfirullah......
Semoga kita dan anak cucu kita dijauhkan dari sifat pemalas. Amiin

Jumat, 15 Oktober 2021

Pilihan Bisnis Online dan Resikonya



Mengingat di masa pandemi seperti ini begitu banyak pekerja yang dirumahkan, menjadikan masalah bagi pelaku ekonomi tertentu. Dan karena banyaknya jumlah PHK oleh perusahaan-perusahaan, maka yang menjadi peluang bisnis dalam pemikiran kita adalah membuka usaha mandiri karena susahnya mencari pekerjaan. Dan ketika membuka usaha tentunya membutuhkan modal entah besar ataupun kecil nominalnya. Dan itu tidak semua orang memilikinya.

Sehingga sebagian orang mencoba mencari-cari informasi tentang jenis usaha online yang cocok bagi pemula dan tidak membutuhoan modal besar. Diantaranya layanan antar jemput barang, menjualkan barang orang lain, usaha makanan online dan masih banyak yang lainnya. Contoh diatas tidak memerlukan modal besar dan tidak perlu menyetok barang. Tapi apakah pekerjaan tersebut tidak beresiko? Tentu saja jawabannya "beresiko". Karena pada dasarnya setiap pekerjaan pasti punya resiko. Pekerjaan akan selalu bertemankan untung dan rugi. Berdagangpun tak selamanya untung. 

Layanan antar jemput barang beresiko rugi karena terkadang ada oknum-oknum yang suka mengerjai mereka dengan mengatakan tidak pesan saat barang datang. Menjualkan barang orang lain beresiko rugi ketika pembeli sudah order dan ketika barang sudah diambil dan tiba-tiba pembeli cancel secara sepihak. Usaha makanan online bisa saja beresiko rugi ketika sudah ada orderan dan pembeli tiba-tiba membatalkannya dengan berbagai alasan tanpa memberi DP sebelumnya ataupun kompensasi kerugian setelahnya. Untuk hal-hal semacam itu tidak jarang penjual yang sakit hati akhirnya memviralkannya sebagai pelajaran agar tidak lagi merugikan orang lain. 

Dan itulah hidup, setiap pekerjaan pasti akan beresiko. Karena ketika kita tidur aja terkadang bisa beresiko tidak bangun lagi, hehehe.....
Tapi bukan berarti ketika semua pekerjaan beresiko lantas kita memilih menjadi pengangguran. Karena sebagai makhluk hidup kita harus mempunyai aktivitas dan produktivitas.

Ketika seseorang benar-benar ingin menghindari resiko, maka akan mencoba lagi mencari bisnis lain yang bisa dikerjakan. Kemungkinan pilihan lain yaitu sebagai streamer. Karena lowongan pekerjaan tersebut lagi santer-santernya diiklankan. Apakah kalian tau apa itu streamer? Bisnis ini hanya bermodalkan kuota. Streamer sendiri terbagi menjadi beberapa kategori, ada game streamer, host live chat streamer, visual streamer dan mungkin masih banyak lagi yang lainnya. 

Game streamer yaitu seseorang yang merekam diri mereka sendiri bermain game kepada para penonton langsung secara online. Mungkin dulu hal ini identik dengan cowok. Namun seiring berkembangnya waktu, hal ini dilakoni oleh cewek. Dan tidak sedikit para cewek itu berdandan dengan seksi hanya agar mendapatkan banyak followers. Meskipun tidak semua zaaa, tapi karena kejadian itu maka membuat orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda. 

Host streamer, bagi orang mungkin pekerjaan inilah yang paling mudah karena dalam penjelasan bagian agency nya tugas host streamer hanyalah mengangkat telepon seseorang layaknya ome tv yang saat ini sedang viral. Kita hanya ngobrol dengan orang dan kita digaji. Bukankah itu sesuatu hal yang luar biasa?
Tahukah anda faktanya? Cara kerja host streamer, kita akan disuruh mendownload aplikasi semacam ome tv. Disitu kita harus mengupload beberapa  foto di template yang tersedia beserta video kita juga mengisi nomor rekening. Selanjutnya benar bahwa tugas kita adalah mengangkat telepon, tapi tentu saja bukan telepon biasa. Jadi seorang host biasanya cewek, dan aplikasi ini berbayar, tidak seperti ome tv. Dan hanya  orang yang sudah membeli paketan tertentu yang dapat melakukan panggilan. Karena aplikasi itu berbayar maka panggilan merekapun bukan obrolan biasa. Yang dilakukan penelpon disaat teleponpun hampir 99% menampilkan pornografi. 

Jadi cobalah mencari ide-ide bisnis yang mampu anda jalani dan semoga kita tetap berada di jalur-jalur kebaikan agar kita bisa selalu berada dalam keberkahan. 

Kamis, 14 Oktober 2021

DIAM



DIAM
Diam adalah kondisi seseorang yang tidak mengeluarkan suara atau tidak memberi tanggapan apapun. Bisa jadi karena orang tersebut tidak mengetahui apa-apa atau dia memang tidak ingin memberikan tanggapan apapun. Atau memang itu adalah sifat yang dimilikinya, yakni pendiam.
 
Terkadang diam itu lebih baik daripada bicara namun tidak dihargai ataupun tidak dianggap, (sedikit curhat,xixixixi). Meskipun dalam diam sendiri tidak ada kegiatan yang dilakukam tapi ternyata memiliki begitu banyak makna dan arti yang berbeda pada setiap orang. Meskipun hanya diam, tapi bisa juga berarti melawan. Sedang diamnya wanita itu pertanda hatinya sudah kandas dan kecewa. Ketika sebuah pertanyaan tidak memiliki jawaban yang benar, hanya ada satu jawaban yang jujur yaitu "Diam", yang berarti "Ya" dan "Tidak".

Diam dapat bermakna teman sejati dalam sudut pandang orang yang kecewa karena dikhianati. Ketika kita begitu percaya pada teman dan meluapkan semua curahan isi hati dan ternyata esok sudah menjadi sebuah berita di media lokal. 

Untuk itu diam dapat dijadikan sebagai cara terbaik untuk menjaga sesuatu, entah itu dari perkataan maupun perasaan. Karena terkadang diam merupakan pilihan terbaik disaat hati dan lidah lelah untuk berkata. Tidak perlu menjelaskan diri kita pada siapapun karena yang menyukai kita tidak membutuhkan itu, sebaliknya yang membenci kita tidak akan mempercayainya. Dalam Islam sendiri "Diam" merupakan sesuatu hal yang baik. Saya pernah mendengar sebuah hadist yang berbunyi "Bersedekah dalam diam itu lebih baik". Mengutip dari (Hasan al Bashri) "Sesungguhnya diammu dihadapan orang bodoh akan menambah kebijaksanaanmu dan diammu dihadapan Ulama akan menambah ilmumu.

Diam adalah keselamatan. Maka janganlah kamu berbicara kecuali dengan sesuatu yang dapat mendekatkanmu dengan penciptaMu. Ada masanya dimana kita hanya perlu diam dan memperhatikan apa yang orang lain perbuat meski itu menyakiti kita, karena jika membalasnya sama halnya membuat kita nampak sama jahatnya. Dan jika sekiranya diam itu bijak, maka lakukanlah. Tapi ketika bijak itu diinjak, maka bicaralah agar mereka DIAM......!!!!!

Rabu, 13 Oktober 2021

Kenapa Drakor Diminati



Kenapa drakor lebih diminati masyarakat? Banyak faktor yang mempengaruhinya. Karena alur cerita yang menarik dan mampu memikat hati penonton. Dengan akting pemain yang mumpuni, penonton seakan ikut merasakan emosi dalam drama tersebut. Dalam drama Korea, penonton seolah dapat merasakan suka duka dalam hubungan. Sehingga tak heran, banyak penonton yang merasa senang maupun sedih setelah menonton drama Korea. Dalam drama Korea, penonton diajak untuk melihat kemesraan yang tercipta antar tokoh selama drama itu berlangsung. Dan tema yang diangkatpun tidak selalu percintaan. Wajah, jumlah episode yang pas dan gaya berpakaian yang menarik juga tidak luput dari perhatian penonton. 

     Tidak seperti sinetron Indonesia yang ketika ratingnya tinggi maka episodenya bisa dibikin sampai ratusan yang membuat alur cerita menjadi berbelit-belit sehingga penonton menjadi bosan. Ditambah lagi aksi di sinetron Indonesia atau film adzab di tv kebanyakan memiliki judul yang lucu atau terkesan aneh padahal bukan film komedi. Pengemasannya terkadang tidak masuk di akal disertai dengan make up yang terkesan asal-asalan. Juga channel tv yang dimunculkan di tv untuk saat ini tidak seperti dulu di awal tahun 2000an. Banyak film laga, box office dan lain sebagainya. Tapi sekarang penayangan film seperti itu sudah jarang dan terganti oleh sinetron-sinetron yang seperti keterangan diatas. Tapi tidak semua film Indonesia kurang bagus za. Banyak juga FTV yang ceritanya mantap. Tapi untuk ulasan diatas sebatas sinetron Indonesia yaks.

Lalu bagaimana masyarakat tetap minat drakor daripada drama Amerika. Mungkin kembali lagi pada alasan diatas, episode drakor pas tidak terlalu lama dan juga tidak terlalu pendek. Akhir cerita juga bisa diterima oleh penonton. Sedang drama Amerika biasanya terlalu singkat dan mempunyai ending yang tidak jelas. Yang mana membuat penonton kesulitan untuk menafisirkan sendiri kelanjutannya, dan masing-masing penonton akan memiliki cerita yang berbeda.

Dalam hal mendramatisir suatu adegan drama Korea tetap menjadi juaranya.

Selasa, 12 Oktober 2021

BestBeauty

BEST BEAUTY SKINCARE
Sudah sering ganti-ganti skincare, namun belum menemukan produk yang cocok??
SAATNYA PAKAI BEST BEAUTY!

BestBeauty merupakan produk skincare yang aman dan berkualitas tinggi untuk memuaskan konsumen. Tidak hanya menjual produk yang aman dan berkualitas, BestBeauty sudah mengantongi ijin dari BPOM.

BestBeauty juga aman untuk ibu hamil dan menyusui.
Best Beauty Skincare HARGA TERJANGKAU. Dapatkan kulit wajah sehat dan glowing. Produk perawatan wajah alami dengan formula aman TANPA merkuri dan zat berbahaya lainnya.

✅ Halal & BPOM
✅ Aman ibu hamil & Menyusui
✅ Semua Jenis Kulit 
✅ Pria & Wanita
✅ Cocok untuk pemula skincare
✅ Cocok untuk si kulit kebal

✅Gak pake panas dan kulit ngelupas


Cocok buat pemula yang budgetnya sedikit tapi pengen dapetin paket skincare yg udah lengkap. 1 paket meliputi:

✨ Toner 
✨ Facial wash 
✨ Day cream 
✨ Night cream 

Ada 3 Macem Varian 
1. Brightening : Mencerahkan dan menghilangkan bekas jerawat. 
2. Acne : Mempercepat Proses penyembuhan jerawat. 
3. Ultimate/Glow : Anti aging menghilangkan flek hitam. 

ISI PAKET ::
1. Face Wash 100ml
2. Toner 60ml
3. Day Cream Glowing 10gr
4. Night Cream BRIGHT/ ULTI/ ACNE 10gr
5. FREE Pouch

Berikut beberapa dokumentasi testimoni pemakai.

Tunggu apalagi....

Prank

Prank yaitu lelucon. Sumber dari wikipedia menjelaskan prank merupakan sebuah trik yang dimainkan oleh beberapa orang yang menyebabkan korbannya kaget, tidak nyaman atau keheranan. Sedang prank yang terjadi justru membuat orang yang dijahili merasa jengkel, rugi bahkan cenderung membahayakan. Karena itu lebih cocok dimaknai dengan kata "mengerjai". Prank sendiri mengundang banyak kontroversi karena sudah banyak prank yang berakibat fatal sampai dengan kematian. Tidak sedikit tv yang memberitakan berbagai berita prank berbahaya maupun yang berbau kejahatan. Untuk yang pro biasanya melakukan prank hanya demi kesenangan semata untuk hiburan, bukan untuk konten. Seperti prank orang tua kepada anaknya tentang hal-hal yang sepele. Namun melakukan prank secara berulang bukanlah sesuatu yang baik, karena akan menjadikannya sebuah kebiasaan. Yang nantinya bisa berkembang ke jalur lain yang lebih ekstreem yakni pembullyan. Selain itu ketika prank menjadi suatu kebiasaan, seseorang yang menjalaninya tidak akan mudah percaya pada sekitarnya karena seringnya dibohongi. juga ketika prank tersebut menimbulkan rasa yang tidak nyaman maka akan menciptakan sebuah dendam untuk membalas yang akhirnya prank akan terulang dan terus terulang. Dan lagi dalam agama pun kita tidak diperbolehkan untuk melakukan sebuah kebohongan kecuali berbohong demi kebaikan.

Senin, 11 Oktober 2021

Perfeksionis

Perfeksionis
Perfeksionis berasal dari kata perfect yang artinya tanpa cacat ataupun sempurna. Perfeksionis merupakan orang-orang yang bekerja dengan sangat keras (workaholic) dan mendambakan kesempurnaan. Padahal tidak ada manusia yng sempurna kan. Teman-teman ada yang merasa punya sifat seperti pengertian diatas gak? Atau mungkin orang terdekat anda? 

Kalau menurut saya pribadi sifat perfeksionis seseorang tidak selalu terjadi dalam setiap hal atau kegiatan. Sifat tersebut bisa saja terjadi dalam bidang-bidang tertentu. Seperti contoh ibu saya, saya mengklasifikasikan ibu saya adalah orang yang perfeksionis, tapi tidak dalam semua hal. Yang menonjol adalah dalam bidang perdapuran, atau penyajian suatu makanan atau apapun yang akan dinikmati orang lain. Kenapa saya bilang seperti itu, sebagai contoh disetiap acara hajatan besar ataupun kecil yang pernah diadakan dirumah saya. Sudah sewajarnya kalau anggota keluarga seperti saya sebagai anak ikut membantu, tetapi disini ketika saya membantu mengiris bawang itu akan selalu saja ada yang salah. Secara saya adalah ibu-ibu dengan dua anak, dan hanya mengiris bawangpun saya disalahkan. Tidak hanya saya, hampir semua yang ikut membantu pasti terlihat kurang baik. Petik sayur kangkung masih salah, hanya naruh ikan di kardus tetap posisinya kurang sempurna. Selalu saja ada celah di setiap apapun yang kami kerjakan. Bahkan ketika memasukkan kardus yang sudah tersusun rapi dan sudah masuk plastik, akan selalu ada keragu-raguan dan mencari berbagai alasan untuk kembali mengecek plastik-plastik tersebut. Kecuali kalau waktu sudah sangat terbatas untuk melakukan hal tersebut. Tapi hanya sebatas bidang itu, untuk yang lainnya tidak. 

Dan sepertinya hal ini sedikit menurun pada saya. Tapi saya dalam hal pelajaran sekolah. Dari jaman saya SD sampai dengan perguruan tinggi dan sampai sekarang anak saya kelas 4 SD, ada kebiasaan yang selalu saya lakukan. Disetiap waktu ulangan saya selalu merangkum semua pelajaran sekolah saya. Yang tidak tau dikira persiapan contekan, padahal itu cara saya belajar. Meskipun yang dituliskan guru sudah dalam bentuk rangkuman, saya akan tetap mempunyai bentuk rangkuman tersendiri. Tidak tau juga menurun dari siapa karena kakak-kakak saya juga tidak seperti itu. Dan karena terbiasa sejak kecil, maka menjadi kebiasaan. Terkadang karena sesuatu hal sehingga belum sempat belajar, meskipun waktu tinggal sedikit saya akan tetap merangkum. Karena secara gak langsung dengan menulis itu saya bisa sambil menghafal. Saya lebih mudah menghafal dengan menulis. Dan ketika sekolah anak saya online, ada banyak guru yang kurang bertanggung jawab akan tugasnya yang tidak pernah kasih materi dan hanya mengerjakan latihan soal dan soal. Disitu mulai kelas 1 sudah terbiasa saya rangkumkan ketika mendekati ulangan. Ketika tanya jawab soalpun lebih mudah bagi saya menjawabnya (padahal yang ulangan anak saya😂). Dan ketika menulis rangkuman saya tidak akan membiarkan ada coretan sedikitpun dikertas saya. Jika ada tipe x tidak masalah, tapi pernah tulisan selembar full dan ternyata dibawah banget keliru. Harusnya bisa dicoret, tapi ada bagian hati saya yang tercabik-cabik ketika melihat coretan itu. Jadi saya akan dengan senang hati menulis lagi meskipun capek dan butuh waktu. Entah itu bagian dalam perfeksionis atau bukan. 

Orang perfeksionis akan susah percaya pada orang lain, dalam bidang yang dia tuntut sempurna. Orang perfeksionis menetapkan standart yang tinggi untuk diri sendiri dan orang lain. Orang yang perfeksionis akan memastikam semua berjalan sesui dengan keinginannya. Jika tidak sesuai maka ia akan terus memperbaikinya hingga benar-benar sempurna dalam kacamata penglihatannya.

Apapun itu sifatnya jika tidak merugikan orang lain dan kita bisa mengendalikannya biarkan saja, namun jika bisa merugikan orang lain semisal menyinggung orang lain maka segera instropeksi diri.

Salam Perfect😘

Minggu, 10 Oktober 2021

Squid game


Squid game adalah serial drama survival Tv internet asal korea selatan yang ditulis dan disutradarai oleh Hwang Dong-Hyuk yang dirilis pada 17 september lalu. Kini permainan ini menjadi fenomena di seluruh dunia dan sering dijadikan konten-konten youtube atupun di tiktok dengan berbagai kreativitas. Bahkan ada yang membuatnya menjadi sangat menyeramkan. Salah satu kota di Indonesia pun ada yang memampang boneka squid raksasa yang diletakkan di lampu lalu lintas dengan maksud untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas. Boneka ini memiliki bentuk yang lucu dan suara yang unik, yang kini sering ditirukan oleh anak-anak kecil ataupun dewasa meski dengan lirik yang salah dan arti yang tidak mereka ketahui. Meskipun lucu namun boneka ini diibaratkan sebagai mesin pembunuh.

Sedang liriknya sendiri yaitu "Mugunghwa kochi pieotsumnida", yang artinya "bunga Mugunghwa telah bermekaran". Bunga Mugunghwa merupakan bunga nasional Republik Korea. Bunganya biasa baik tampilan maupun baunya. Namun bunga ini dianggap mencerminkan karakter nasional rakyat Korea.

Saat boneka itu mengatakan kalimat tersebut, orang-orang akan maju ke depan. Begitu selesai mengatakan kalimat tersebut boneka tersebut akan berputar. Para pemain harus berhenti dan tidak boleh menggerakkan tubuh mereka sedikitpun. Dan yang bergerak akan tertembak.

Ternyata boneka ini nyata keberadaannya. Boneka ini ditempatkan di dekat pintu masuk sebuah museum di Korea yang kemudian dipinjam sebagai properti syuting.
Bagaimana menurut kalian semua, Boneka ini lebih layak dibilang lucu atau seram?😁

10th Anniversary


     Sebuah pernikahan adalah ikrar suci janji sehidup semati antara dua insan yang berbeda. Dan ketika hubungan itu mencapai angka 10, mungkin ada banyak masalah yang datang silih berganti. Karena masalah akan selalu datang disetiap pernikahan, baik itu baru ataupun lama. Pernikahan yang berlangsung lama bukan berarti kehidupannya adem ayem dan harmonis, tapi karena pasangan itu mampu menyelesaikan masalah yang selama ini datang menghampirinya.
     Banyak faktor yang menjadikan masalah dalam 10th anniversary, diantaranya kemungkinan kecenderungan merasa bosan sehingga hubungan dengan pasangan menjadi hambar yang hanya dengan sedikit gesekan bisa membuat sebuah masalah besar. Ditambah lagi jika sudah bosan, hal ini akan rawan sekali menuju ke ranah perselingkuhan. Mungkin karena rasa cinta yang mulai pudar, jika dulu begitu posesif sangat ingin memiliki namun lambat laun semakin melepas genggaman. Apalagi jika pasangan kita termasuk orang yang cuek, maka akan mengakibatkan keharmonisan keluarga berkurang. Yang menimbulkan berbagai macam pemikiran dan pertanyaan di benak pasangan. "Apa dia masih cinta ya sama aku?" "kok selama ini gak ada romantis2nya". 
     Untuk keluarga yang tidak ada masalah ekonomi, mungkin meskipun mulai ada rasa bosan terhadap pasangan masih bisa mengalihkannya dengan kegiatan lain seperti shopping, berkumpul dengan teman-teman sosialita, nongkrong, atau mungkin bekerja untuk wanita yang juga berkarir. Tapi bagaimana dengan ibu rumah tangga yang sedang menghadapi masalah finansial. Yang kesehariannya hanya berkutat di rumah dan kesibukan rumah tangga lainnya tanpa adanya refreshing walaupun hanya jalan-jalan bersama diluar rumah. Mereka akan menunjukkan gejala kebosanan yang lebih akut. Karena seorang ibu rumah tangga juga butuh sebuah quality time untuk dirinya. 
     Faktor lain bisa jadi dalam hubungan seks, dimana dengan bertambahnya umur kemungkinan masalah dalam bidang itu bisa saja terjadi. Hubungan seks bisa jadi menurun karena faktor usia, kelainan penyakit, stress dalam pekerjaan, beratnya beban atau apapun yang akhirnya mengecewakan salah satu pasangan.
     Jadi jangan sampai dengan usia perkawinan yang lama kita sampai lupa caranya bersenang-senang. Ciptakan sesuatu hal yang baru. Hal-hal sepele yang menunjukkan rasa sayang yang bisa membuat wanita merasa dihargai. Jangan membiasakan menumpuk masalah dengan solusi "diam". Karena itu tidak akan menyelesaikan masalah. Sebisa mungkin selesaikan masalah paling lambat malam hari di waktu tidur. Jadikan kamar sebagai tempat penyelesaian. Budayakan saing bercerita dan saling mendengarkan. Karena meskipun kegiatan sepele namun dapat berdampak positif bagi sebuah hubungan. Pahami faktor-faktor diatas yang bisa menjadikan sebuah masalah. Pahami juga solusinya "komunikasi" dan "saling terbuka" satu sama lain. Karena "masalah" dalam rumah tangga yang sudah lama pasti akan datang silih berganti. Jika tidak langsung diselesaikan akan menjadi bom waktu yang bisa meledak kapanpun yang akhirnya berakhir di meja hijau.
     Rumah tangga ibarat sebuah kapal dan suami adalah nahkodanya. Dan seorang nahkoda membutuhkan awak-awak yang terampil dan handal agar bisa berlayar dengan lancar. Sehingga tiap awak harus memahami dan menjalankan tugasnya dengan baik dibawah kepemimpinan sang nahkoda. Kelalaian seorang awak dapat membuat nahkoda dan kapal oleng, bahkan tenggelam ditengah lautan atau terseret dan terdampar di lautan lepas.
     Semoga bahtera rumah tangga kita akan selalu terjaga dalam lindungan Allah SWT. Amiiin......

Sabtu, 09 Oktober 2021

Fenomena Tik Tok


Tik tok adalah aplikasi video pendek yang sedang viral, tidak hanya di Indonesia tetapi di dunia semenjak pandemi covid. Karena dengan adanya pandemi kita diharuskan melakukan banyak kegiatan hanya dirumah. Namun ada beberapa negara yang dengan tegas melarang penggunaan aplikasi ini. Aplikasi ini menjadikan pengguna dapat dengan mudah berekspresi apa saja. Lagu-lagu di tik tok banyak dihafal dihampir semua kalangan, baik kecil, tua, muda semua seakan ikut terhipnotis untuk mendownload aplikasi tersebut. Karena isinya yang menampilkan banyak fitur efek-efek khusus yang menghibur dan diiringi beragam soundtrack lagu ataupun dialog-dialog lucu. Mudahnya penggunaan aplikasi ini terkadang membawa pengaruh negatif di kalangan remaja. Karena banyaknya konten-konten yang vulgar yang melampaui batas. Bahkan tidak sedikit banyak video yang diluar nalar hanya agar bisa viral. Selain itu banyak video-video yang berisi konten-konten kecantikan, pamer kekayaan dan masih banyak yang lainnya. Yang bisa saja ketika para remaja melihatnya tanpa bimbingan orang tua akan begitu saja mencontoh apa yang mereka lihat.
Hal-hal semacam itu membuat akhlak dan moral manusia hilang. Mereka tanpa malu memperlihatkan lekuk tubuhnya yang bisa dilihat seluruh manusia di dunia. Membuat video-video ditempat-tempat umum yang tidak sewajarnya. Bergoyang lenggak-lenggok yang tidak sepantasnya. Menjadikan hal-hal semacam itu menjadi sebuah challenge, menganggap hal seperti itu sebagai suatu tantangan positif padahal sebaliknya. 
Tidak ada salahnya mengikuti trend atau menyukai sesuatu hal. Namun yang pasti tidak melanggar norma dan etika kehidupan.

Berharaplah pada Allah


Tidak bisa dipungkiri, kita semua pasti pernah sakit hati. Darimanakah timbulnya sakit hati? Dari hati yang suka berharap lebih. Harapan yang tak sesuai itulah yang menimbulkan sakit hati. Kekecewaan itu biasa muncul dari manusia kepada manusia. Untuk itulah berharaplah hanya kepada Allah SWT, karena Allah Maha Mendengar dan apa yang terjadi merupakan kehendak dari-Nya. Sedangkan manusia adalah makhluk yang lemah yang tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.
       Sedangkan manusia, diri kita sendiri saja suka berubah-ubah baik pikiran maupun perbuatan. Jadi mengapa kita bergantung pada manusia jika sering kita jumpai banyak manusia yang munafik, manusia yang saling bermusuhan, manusia yang saling berebut harta, manusia yang ingkar janji, manusia yang hobi mencuri, manusia yang suka berbohong, dan masih banyak lagi yang lainnya. 
        Meski tak semua manusia, namun kita adalah makhluk lemah jadi jangan jadikan tumpuan dan harapan kita pada sesuatu yang pada dasarnya sudah lemah.

Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ atau Daring

Pandemi covid telah menyebar sejak akhir tahun 2019. Dan akhirnya sekolah ditutup demi mencegah penyebaran virus corona diantara pelajar. Pembelajaran Jarak Jauh atau disingkat PJJ yang dilakukan secara daring dari rumah menjadi alternatif pembelajaran agar tetap terlaksana. Pemberlakuan PJJ ini sejak awal April 2020 sampai sekarang. Sudah lebih dari setahun kegiatan ini dilakukan. Tapi bagaimana tingkat kefektifannya? Kenapa banyak orang tua yang menganggap proses PJJ ini tidak efektif? Mengapa para orang tua berharap sekolah bisa secepatnya dilakukan dengan tatap muka?

Jawabannya karena tidak semua guru mumpuni dalam melakukan pembelajaran online ini. Selama PJJ atau daring ini orang tua secara tidak langsung menjadi guru pengganti bagi anak. Dimana terkadang guru sendiri memberikan materi yang minimalis dan menshare video orang lain yang terkadang agak sulit dipahami. Sehingga mewajibkan orang tua untuk kembali mencari dan mengingat-ingat materi yang dulu pernah dipelajari. Tidak jarang juga selain materi, orang tua juga sibuk mencari media sebagai sarana tugas yang diberikan oleh guru. Dan yang lebih utama yaitu karena rentan waktu yang sudah lebih dari setahun yang menimbulkan rasa stress bagi orang tua. Juga rasa bosan yang mulai melanda murid. Jika sudah bosan maka anak-anak akan menjadi malas.

Faktor kebosanan dan kemalasan murid  ini dipengaruhi oleh terbatasnya kontak langsung antara guru dan murid sehingga guru tidak mempunyai kontrol terhadap proses pembelajaran. Berhubung waktu daring yang tidak pasti ataupun hanya berbentuk video maka murid sering menyepelekannya dan justru lebih aktif dengan kegiatannya yang lain. Karena tempat daring yang tidak dikonsep oleh orang tua, maka anak bisa melakukan daring dimana saja sesuka hati. Bisa dikamar tidur ataupun tempat bermain sehingga mengganggu konsentrasi anak.

Apapun itu semoga pandemi ini segera berakhir sehingha kita semua bisa kembali beraktivitas lagi secara normal.

Jumat, 08 Oktober 2021

PILIH KASIH

PILIH KASIH

Pernahkah kalian merasa diperlakukan berbeda alias "pilih kasih" oleh orang tua anda? itulah yang saya rasakan di masa kecil saya sampai dengan dewasa. Hal itu sangat membekas di kehidupan saya. Menimbulkan kebencian pada yang bersangkutan ketika mengingatnya. Yang membuat saya kini selalu melawan jika apa yang saya rasa tidak sesuai dengan pemikiran saya. Tentu saja perlawanan yang hanya berkutat oleh perlawanan verbal bukan kontak fisik ataupun semacamnya. Itu merupakan sebuah bentuk pengkodean untuk melihatkan sekitar bahwa saya sudah besar dan saya tidak bisa hanya diam jika diperlakukan dengan tidak adil. Tapi disini "membekas" bukan berarti "dendam" za. Hubungan yang tidak baik di masa kecil bisa berubah harmonis di masa tua orang tua kita. Di sisi lain, ada keuntungan dibalik perlakuan pilih kasih. Kita menjadi anak yang tidak selalu bergantung pada orang tua dan akan selalu berusaha menjadi lebih baik tentunya dengan cara-cara yang baik juga. Ketika kita mengalaminya langsung, tidak bisa dipungkiri bahwa di alam bawah sadar kita, kita akan berjanji pada diri kita sendiri (note:aku gitu soalnya😁) kalau kita gak akan pernah melakukan hal yang sama pada anak kita kelak. Tapi tahukah anda ternyata hal seperti itu tidaklah dilakukan dengan sengaja (note: baru sadar sekarang). 
          Sebagai orang tua normal tentu saja para orang tua akan mencintai dan merawat anak-anaknya. Tetapi secara tidak langsung dan tidak sadar orang tua akan menemukan anak yang lebih condong memiliki kesamaan sifat. Sehingga tanpa kita sadari kita mulai membandingkan baik secara langsung ke anak ataupun melalui cerita ke orang lain. Hal itu secara tidak langsung telah memberikan penilaian jelek pada salah satu anak. Mungkin ada anak yang periang dan satunya pendiam, ada yang baik dan ada yang pemarah. Semakin berbeda kepribadian anak, maka semakin berbeda pula perlakuan orang tua pada mereka. Faktor lain adalah usia anak. Disini usia anak kebanyakan tidak terlalu menonjol, faktor murni menurut saya adalah selisih usia. Hanya selisih usia, tidak peduli selisih setahun, dua tahun ataupun hanya berbeda beberapa bulan tetap anak pertama adalah anak sulung yang nantinya harus selalu mengalah karena seorang kakak pasti lebih besar. Mungkin memang harus mengalah tetapi tidak selamanya juga kan. Sehingga disini si sulung bisa mulai menanam rasa kebenciannya. Mungkin itu menjadi alasan jika yang mengalami perlakuan berbeda adalah anak sulung. Tapi tidak semuanya, karena saya adalah anak terakhir yang menurut mitos yang saya dengar sering diperlakukan manja oleh orang tua ternyata tidak. Faktor selanjutnya bisa jadi gender anak, ada pasangan orang tua yang lebih menyukai anak laki-laki ataupun sebaliknya. Sehingga ketika menginginkan anak laki-laki tetapi pada kenyataannya anak pertama mereka perempuan, baru anak kedua laki-laki maka secara tidak sadar perlakuan berbeda itu muncul. Faktor lain mungkin masalah yang ada di keluarga tersebut. Jadi perlakuan pilih kasih yang dikarenakan kondisi. Kemungkinan ketika anak pertama keadaan ekonomi keluarga sedang baik-baiknya sehingga semua keinginan terpenuhi, sebaliknya ketika waktu lahir anak kedua kondisi berbalik sehingga mewajibkan perlakuan yang berbeda ke anak.
          

          Sayangnya apapun itu faktornya, sikap pilih kasih dapat memecah belah persaudaraan. Dan jika benar sikap pilih kasih dilakukan tanpa sadar maka untuk menghindarinya selalu tancapkan pada diri kita selaku orang tua untuk tidak pernah memihak satu kubu. Karena pada dasarnya mereka sama-sama anak kita. Jadi sudah seharusnya kita harus saling berbagi kebahagiaan dan kesedihan. Cobalah memperlakukan mereka dengan sama, dengan cara yang seadil-adilnya tanpa membandingkan. Selalu bicara dari hati ke hati, saling instropeksi diri karena tidak selamanya orang yang lebih tua itu selalu benar. Dan ungkapan hati seorang balita pun terkadang benar. Berani mengakui kesalahan, karena cinta orang tua adalah cinta yang tanpa pamrih yang akan selalu ada untuk.anak-anaknya. 


Semoga kita selalu berada dalam suasana keluarga yang harmonis dan penuh suka cita. Amiin.....

Kamis, 07 Oktober 2021

COVID


COVID
Pandemi covid 19 kini telah berlangsung lebih dari setahun. Pandemi yang telah menyebar keseluruh dunia, yang berdampak sangat besar bagi semua. Tak terkecuali runtutan terkecil dari pohon rantai negara yaitu keluarga. Apakah keluarga mamak2 diluar sana juga terpengaruh??
Hiks2..... sama........😔

PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), WFH (Work From Home) ada begitu banyak istilah baru yg tercipta setelah kemunculan si covid. Meskipun WFH tidak berpengaruh di keluarga saya karena kita jualan tapi hal itu juga mempengaruhi orang2 sekitar saya. Sangat berpengaruh bagi mereka yang biasa jualan makanan, karena WFH. Untuk PJJ ada gak sih mamak2 dirumah yang rasanya seakan kena serangan mental?🤪
Semoga jangan zaaa.....

Entah apa ini pengalaman aku sendiri atau ada yang ngalamin sama seperti aku za. kelamaan libur dan hanya dirumah saja membuat anak2 semakin betah dirumah dengan bertemankan gadget dan gadget. Mamak sendiri gak mau ribet jadi ngiyain ajah meskipun seharian main gadget, karena kalo gak ada gadget suka pada bertengkar dan nangis yang akhirnya bikin kepala mamak pening😅
Karena kegiatan banyak dilakukan dirumah, dan tanpa aktivitas lain seperti sebelumnya yakni sekolah, mengaji dan lain sebagainya. Dunia anak hanya di gadget, dunia emak hanya dirumah yang mengakibatkan tekanan batin dan tingkat kebosanan akut. Dimana bejibun tugas sekolah yang beralih menjadi tugas emak. Yang dulunya nih, mamak pengen banget cepet lulus sekolah tapi ternyata setelah lulus sekarang neh balik lagi jadi anak sekolah. Bahkan mulai nol dari TK. Gimana bukan mamak jadi yang sekolah, secara anak TK dapat tugas prakarya yang nantinya dishare di group yang hasil temennya bagus2. Masak iya punya anak kita, kita suruh ngerjain sendiri. Kesannya pasti kayak mamaknya gak perhatian sama sekali. Akhirnya semua tugas bocil beralih ke mamak yang sekolah. Mamak anak 2 sudah ampun2, gak ngebayangin kalo ada mamak2 dengan 3 ato 4 anak yang belum dewasa yang juga sekolah online😅 
Ditambah lagi sekolah online terkadang sangat jauh dari ekspektasi mamak dirumah. Mungkin untuk guru yang sudah agak tua, ketika sekolah offline bisa sangat menguasai anak namun ketika sekolah online jadi sangat berbeda karena gaptek (gagap teknologi). Ada juga guru yang ketika offline mungkin terkesan malas hanya saja mamak yang dirumah gak tau, ketika online yang malas begitu terlihat. Biasanya itu guru mata pelajaran tertentu alias bukan guru kelas, yang daringnya cuma seminggu sekali tapi gak dilaksanakan. Yang mbikin group tapi diisi hanya dengan suara jangkrik alias sepiiii. Mamak sampai gak habis pikir, kok ada za guru segitunya. Mau protes takut gimana2, takutnya masih honorer. Tapi mamak batiiin terus tuh guru biar segera sadar. Tapi meskipun honorerpun harusnya kan tetep punya tanggung jawab. Seenggak-enggaknya karena cuma sekali pertemuan dalam seminggu, kalau tidak ada daring bisa diinfo di group biar groupnya bunyi. Setelah diinfo mungkin bisa hanya sekedar kasih tugas "eh kerjain lks hal sekian yee". Kalo gak males sii. Itu ada lo yang begitu PTS gak ada daring, tugas gak ada. LKS beli gak disuruh ngerjain dan ketika PTS guru lain kasih contoh soal ulangan tahun sebelumnya dianya woles. Penasaran banget mamak sama gurunya, niat ngajar gak sih. Begitu ditanya di group "barangkali ada contoh soal PTS untuk dipelajari" jawabannya singkat, padat dan jelas "iya". Sampai 2 hari berikutnya ada bunyi klunting lagi di group dan ketika mamak buka Alhamdulillah soal. Tapi begitu dibuka ternyata bukan contoh soal PTS tapi soal pilihan ganda tema 1 ajah. Fix mamak gak mau comment makasih. Mamak diem ajah. Ada lagi guru yang tetep kalo jamnya kasih tugas, tapi begitu mamak kirim tugas dari awal sampai PTS tuh tugas gak dibuka-buka. Entah tuh tugas buat apaan. Tapi chat sebelumnya tuh ketika bahas lainnya waktu balas bisa centang dua biru. Lha pas tugas kenapa selalu centang dua aja tapi gak biru2. Heran deh.......

Beginilah suka duka sekolah online. Semoga pandemi ini segera berakhir sehingga kita semua bisa kembali beraktivitas dengan normal lagi. Amiin...
Sebelumnya mohon maaf jika ada yang tersinggung dengan pengalaman pribadi saya za. 😘

NAMUN

Wajib NAMUN tak ada
Ada NAMUN dibutuhkan
Mampu NAMUN butuh
Ada NAMUN membutuhkan
Cukup NAMUN sedikit
Mampu NAMUN kesulitan
Ada NAMUN menjerit
Perlu NAMUN menjaga

entahlah......

Rabu, 06 Oktober 2021

Semua Ada Waktunya


Everything's gonna be OK
Everything's need a time
Semua yang terjadi adalah takdir
Jangan sedih, jangan sombong, jangan kecewa, jangan iri, karena semua kebahagiaan tak akan tertukar.
Semua tetap harus dijalani
Semua harus tetap dihadapi, meski sulit diterima
Bersyukur atas semua
Bersabarlah...... meski hatimu terluka
Bersabarlah dan tetap tersenyum
Karena kegagalan adalah cara Allah mengatakan pada kita bahwa ada sesuatu yang terbungkus indah didepan sana.

Semua ada waktunya
Jangan menyesali apa yang tlah terjadi
Teruslah berusaha dan berjuang
Tanpa mewajibkan adanya kata keberhasilan 
Karena hidup kita tak hanya di lorong fana ini
Bersyukurlah atas apa yang Allah anugrahkan
Terimalah dengan tangan terbuka
Bahwa......

Semakin bertambah usia, maka semakin kabur mata kita Karena Allah sedang mencerahkan mata hati kita untuk melihat Akherat. Semakin bertambah usia semakin lemah tangan kita untuk menggenggam sehingga bisa melepaskan cinta dunia. Semakin bertambah usia semakin menjadi perasa karena Allah mengajarkan bahwa hubungan dengan makhluk bisa berubah-ubah namun hati yang terpatri dengan Allah takkan pernah mengecewakan. Semakin bertambah usia habislah gigi dan kekuatan tulang kita karena Allah sedang mengingatkan bahwa tak lama lagi nyawa bisa diambil. Semakin bertambah usia semakin putih rambut kita karena Allah sedang ingatkan kita akan kain kafan yang putih. Begitu juga dengan hati kita.......
Semua sudah tertulis....
Untuk itu janganlah engkau memohon suatu kematian karena sesungguhnya engkau pasti akan mati tetapi mohonlah kepada Allah sebuah keselamatan.



Cinta sehidup semati

Bapak..... Ibu.... Aq tidak mengenalmu dari kecil Tapi aq sdh menganggap kalian seperti orang tuaQ, seperti kalian yg tulus mencintai kami S...