Tidak seperti sinetron Indonesia yang ketika ratingnya tinggi maka episodenya bisa dibikin sampai ratusan yang membuat alur cerita menjadi berbelit-belit sehingga penonton menjadi bosan. Ditambah lagi aksi di sinetron Indonesia atau film adzab di tv kebanyakan memiliki judul yang lucu atau terkesan aneh padahal bukan film komedi. Pengemasannya terkadang tidak masuk di akal disertai dengan make up yang terkesan asal-asalan. Juga channel tv yang dimunculkan di tv untuk saat ini tidak seperti dulu di awal tahun 2000an. Banyak film laga, box office dan lain sebagainya. Tapi sekarang penayangan film seperti itu sudah jarang dan terganti oleh sinetron-sinetron yang seperti keterangan diatas. Tapi tidak semua film Indonesia kurang bagus za. Banyak juga FTV yang ceritanya mantap. Tapi untuk ulasan diatas sebatas sinetron Indonesia yaks.
Lalu bagaimana masyarakat tetap minat drakor daripada drama Amerika. Mungkin kembali lagi pada alasan diatas, episode drakor pas tidak terlalu lama dan juga tidak terlalu pendek. Akhir cerita juga bisa diterima oleh penonton. Sedang drama Amerika biasanya terlalu singkat dan mempunyai ending yang tidak jelas. Yang mana membuat penonton kesulitan untuk menafisirkan sendiri kelanjutannya, dan masing-masing penonton akan memiliki cerita yang berbeda.
Dalam hal mendramatisir suatu adegan drama Korea tetap menjadi juaranya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar