Sebuah pernikahan adalah ikrar suci janji sehidup semati antara dua insan yang berbeda. Dan ketika hubungan itu mencapai angka 10, mungkin ada banyak masalah yang datang silih berganti. Karena masalah akan selalu datang disetiap pernikahan, baik itu baru ataupun lama. Pernikahan yang berlangsung lama bukan berarti kehidupannya adem ayem dan harmonis, tapi karena pasangan itu mampu menyelesaikan masalah yang selama ini datang menghampirinya.
Banyak faktor yang menjadikan masalah dalam 10th anniversary, diantaranya kemungkinan kecenderungan merasa bosan sehingga hubungan dengan pasangan menjadi hambar yang hanya dengan sedikit gesekan bisa membuat sebuah masalah besar. Ditambah lagi jika sudah bosan, hal ini akan rawan sekali menuju ke ranah perselingkuhan. Mungkin karena rasa cinta yang mulai pudar, jika dulu begitu posesif sangat ingin memiliki namun lambat laun semakin melepas genggaman. Apalagi jika pasangan kita termasuk orang yang cuek, maka akan mengakibatkan keharmonisan keluarga berkurang. Yang menimbulkan berbagai macam pemikiran dan pertanyaan di benak pasangan. "Apa dia masih cinta ya sama aku?" "kok selama ini gak ada romantis2nya".
Untuk keluarga yang tidak ada masalah ekonomi, mungkin meskipun mulai ada rasa bosan terhadap pasangan masih bisa mengalihkannya dengan kegiatan lain seperti shopping, berkumpul dengan teman-teman sosialita, nongkrong, atau mungkin bekerja untuk wanita yang juga berkarir. Tapi bagaimana dengan ibu rumah tangga yang sedang menghadapi masalah finansial. Yang kesehariannya hanya berkutat di rumah dan kesibukan rumah tangga lainnya tanpa adanya refreshing walaupun hanya jalan-jalan bersama diluar rumah. Mereka akan menunjukkan gejala kebosanan yang lebih akut. Karena seorang ibu rumah tangga juga butuh sebuah quality time untuk dirinya.
Faktor lain bisa jadi dalam hubungan seks, dimana dengan bertambahnya umur kemungkinan masalah dalam bidang itu bisa saja terjadi. Hubungan seks bisa jadi menurun karena faktor usia, kelainan penyakit, stress dalam pekerjaan, beratnya beban atau apapun yang akhirnya mengecewakan salah satu pasangan.
Jadi jangan sampai dengan usia perkawinan yang lama kita sampai lupa caranya bersenang-senang. Ciptakan sesuatu hal yang baru. Hal-hal sepele yang menunjukkan rasa sayang yang bisa membuat wanita merasa dihargai. Jangan membiasakan menumpuk masalah dengan solusi "diam". Karena itu tidak akan menyelesaikan masalah. Sebisa mungkin selesaikan masalah paling lambat malam hari di waktu tidur. Jadikan kamar sebagai tempat penyelesaian. Budayakan saing bercerita dan saling mendengarkan. Karena meskipun kegiatan sepele namun dapat berdampak positif bagi sebuah hubungan. Pahami faktor-faktor diatas yang bisa menjadikan sebuah masalah. Pahami juga solusinya "komunikasi" dan "saling terbuka" satu sama lain. Karena "masalah" dalam rumah tangga yang sudah lama pasti akan datang silih berganti. Jika tidak langsung diselesaikan akan menjadi bom waktu yang bisa meledak kapanpun yang akhirnya berakhir di meja hijau.
Rumah tangga ibarat sebuah kapal dan suami adalah nahkodanya. Dan seorang nahkoda membutuhkan awak-awak yang terampil dan handal agar bisa berlayar dengan lancar. Sehingga tiap awak harus memahami dan menjalankan tugasnya dengan baik dibawah kepemimpinan sang nahkoda. Kelalaian seorang awak dapat membuat nahkoda dan kapal oleng, bahkan tenggelam ditengah lautan atau terseret dan terdampar di lautan lepas.
Semoga bahtera rumah tangga kita akan selalu terjaga dalam lindungan Allah SWT. Amiiin......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar